Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2013

benci = tidak guna

jika kau membenci seseorang mulailah dengan bersedih, menangis,bahkan pikirkan juga pembalasan yang ingin kau berikan setelah itu pukirkan ada gunakah semua itu? apakah pantas kau bersedih dan menangis kepada orang yang belum tentu memikirkanmu maka lanjutkan hidupmu dengan tenanh

jawablah

dari awal aku memutuskan rasa ini sudah kutekatkan hatiku tak perlu ada keraguan tak perlu ada ketakutan karna aku begitu yakin dengan semua ini yakin akan perasaan ini yakin akan hati ini walaupun aku tak begitu yakin dengan waktu aku takk begitu yakin dengan keadaan bahkan aku tak yakin dengan mu kau tau begitu berat untuk aku berat untukku menerima keadaan ini walau aku tak butuh jawaban tapi terkadang hati kecilku butuh kepastian kepastian akan rasa yang sudah telanjur jauh

sajak bait

aku tak mahir dalam menciptakan bait aku tak mahir merangkai sajak tapi semua ini mengalir begitu saja tulisan ini tercipta cukup dengan membayangkan wajahmu jari ini lincah menari saat mengingat senyummu saat semua yang kutulis terangkai aku pun terenyah apa guna semua ini kau belum tentu membacanya seandainya kau membacanya belum tentu kau sadari itu kau dan seandainya kau tau itu belum tentu kau menerimanya begitu banyak kemungkinan terburuk begiu takut aku akan semua kemungkinan itu tetapi itu tak menghentikanku untuk melanjutkan ini tanpa berharap lebih hanya cukup untuk mengurangi beban hati hatiku tidak terlalu sanggup untuk semua ini terlalu banyak sudut2 milikmu dihatiku ini hanya sebagian kecil yang kuungkapkan aku punya ribuan kumpulan kata2 untukmu dan itu semua akan kurangkai indah dan kupersembahkan setiap saatnya

masih dia

ini masih tentang orang yang sama sosok dari negri selatan banyak waktu kulewati denganmu banyak waktuku habis karnamu tapi itu terbayar ketika aku meliat senyummu begitu banyak hujan kita lewati bersama begiu banyak tentangmu yang kutau sekarang semua cerita mengalir begitu saja begitu lancar kau becerita tentang hidupmu dan itu semua seperti laguan yang merdu ditelingaku seakan telinga ini merespon begitu baik setiap bait ceritamu begitu juga hati ini seakan nyaman meresapi ceritamu aku memang pandai menutupi perasaanku padamu tapi aku tidak pandai untuk pura2 tidak antusias terhadap ceritamu mimik wajah ini berubah meriah ketika kau mulai becerita tapi aku nyaman,kapan lagi aku dapat merasakannya aku menantikan iu