Dalam diam
dalam diam aku mengamatimu dalam diam aku mencoba memahami dalam diam kutitipkan rinduku dalam diam kumasuki selah hidupmu dalam diam kunikmati senyummu dalam diam kumemikirkanmu aku bagaikan angin yang diam diam masuk kehidupmu terkadang tak kaurasakan begitu kau rasakan akupun berlalu aku terlalu takut berada didepanmu aku lebih nyaman memandangimu dikejauhan bahkan dari balik tembok ini dari sini aku sudah dapat memandangimu membayangkan garis wajahmu membayangkan lengkungan senyummu mendengarkan suaramu aku menikmati ini terkadang letih menghampiriku tetapi senyuman itu kembali menyadarkanku bahwa aku begitu membutuhkan itu semua karna aku menikmati mencintaimu dalam diam