Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

tentang senja

kau tau senja? pernahkah aku bercerita tentang senja? ya dia senja yang tak punya banyak waktu dia senja yang selalu kesepian entah apa yang dinanti senja hingga kembalinya dia keperaduan tak tampak ketenangan dirautnya hanya kegelisahan, rasa rindu yang menyelimutinya entah apa yang dia ridukan mungkin dia merindukan hujan ya hujan memang tak kunjung datang tapi, mengapa dia merindukan hujan? bukankah hujan akan menutupi keindahannya bukan kah hujan selalu memberi ketidakpastian tapi mengapa dia begitu menantikanya apa yang ditunggunya dari hujan? bahkan hujanpun tak pernah memikirkannya bahkan hujan tak pernah menantikan senja yang hujan tau hanya berlalu dan meninggalkan bekas dihati senja sehingga menyisakan rindu yang mendalam bahkan hujan tak berfikir rindu itu menyiksa senja dan senja juga tak sadar rindu itu berubah jadi luka luka yang tak kunjung tersembuhkan luka yang menanti penawarnya senja sudahlah lupakan hujan jangan buat waktumu yang singkat tak ...

ini caraku menilaimu

kau tau wahai hujan begitu banyak yang menentang kehadiranmu begitu banyak memandang mu buruk banyak yang mengira kau tak beguna banyak yang bilang kau pendatang bencana banyak yang bilang kau merusak semuanya apa kau begitu buruknya? apa kau sebegitu menakutkannya ? hanya karna kehadiranmu yang membawa angin apa hanya karna kehadiranmu membawa gelap bahkan juga terkadang membawa guntur aku sedih mendengarnya aku juga sakit melihatmu direndahkan wahai hujan tenanglah masih ada aku aku yang senang saat kau datang aku yang kadang menanti kedatanganmu karna kehadiran mu membuat getar dihatiku mengutas senyum dibibirku tak selamanya kau datang membawa buruk mereka tak tau ada kejutan yang kau bawa setelah kehadiranmu ya benar kau membawa pelangi pelangi yang cukup membuatmu begitu kunanti kepadamu sang hujan aku yang mengagumimu sampai detik ini