Perjalanan satu arah
Aku merasa lelah namun tak dapat berhenti Aku merasa sakit namun tak dapat menyerah Sering kucoba untuk berhenti bahkan menyerah Tapi kenangan indah terlintas mencoba untuk menguatkanku Walau tak banyak kenangan indah yang kujalani bersamamu Namun sedikit kenangan indah itu menuntunku untuk kembali kelintasanku Lintasan yang telah kupilih untuk kujalani Lintasanku tidaklah lurus dan semulus yang kukira Banyak kerikil bahkan batu besar yang menghalangi jalanku Apa aku menyesal dengan pilihanku? Tentu tidak, bahkan jika diujung lintasanku aku tak menemukanmu Aku takkan menyesali pilihanku Walau banyak yang memintaku berhenti termaksud kau Aku takkan berhenti sampai diriku sendiri yang meminta aku untuk berhenti Karna jalan yang kupilih kearahmu adalah perjalanan satu arah yang tak ada cara untuk kembali