firasat

ketika mendengar kabar itu aku seakan mematung
otot2 kakiku melemas
darahku seakan hilang
lidahku keluh
aku terduduk terpaku
berharap semua ini mimpi
tapi ini semua nyata
aku panik ingin aku segera menghilang
berharap dapat sampai di sana
mendampingimu
menyemangatimu
mengurusimu
tapi apa daya kau tak mengijinkanya
kau tak mau merepotkan ku
tetapi mendengar suara mu saja sudah menenangkanku
walau pun kau bilang kau baik2 saja
aku tidak yakin kau baik2 saja
walau kau bisa becanda aku tau ada sakit yang teramat
ada ketakutan yang teramat pula
aku janji jikalau ada waktu aku kan mendampingimu
mendampingimu melewati ini semua

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semuanya ada alasannya

masih dia